mummylove-roha.blogspot.com
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts



Orang kata senyum tu pengubat kedukaan. Senyum juga boleh buat orang yang sakit jadi lebih sihat. Tapi, senyum ni ada macam-macam jenis dan kalau ia ikhlas dapatlah pahala tapi kalau ia dibuat2............ let's check it out jenis2 senyuman yang ada ni......

1. Senyum manis-akan wujud hubungan yang baik sesama insan.


2. Senyum simpul-orang kata senyum ni senyum kumbang dpt bunga… hehehe…malu tapi mahu..


3. senyum sinis-lebih kurang macam mengejek la… atau ketawa tak ikhlas…


4. Senyum kambing-orang yang suka senyum macam kambing ni kan dia akan sentiasa tersenyum lebar walau dalam ape jua keadaan…


5. Senyum buaya- Ini senyuman yang mmg bahaya sungguh. Membawa berbagai makna… hati2 dengan seyuman ni kerana senyuman ni selalunya diberikan oleh buaya darat….


6. Senyum murah-akan terpancar seri muka. Orang yang murah dengan senyuman adalah orang yang memeang ikhlas nak senyum.


Bila kita dah tahu jenis2 senyuman ni, harap kita akan dapat mentafsirkan senyuman yang diberikan oleh orang kepada kita. Adakah ianya iklahs atau "senyum ada makna tu......" Hehehe.....Fikirkanlah yea.....




Alhamdulillah.... Bulan Ramadhan kian menjelang.Sebagai umat Islam, kita pastinya menanti-nanti kedatangan bulan ini. Sebagai renungan buat semua, di sini mama paparkan beberapa amalan -amalan yang baik dilakukan di bulan suci ini.

Segala puji bagi Allah yang menjadikan bulan Ramadhan lebih baik dari pada bulan-bulan lainnya dengan menurunkan al-Qur`an dan mewajibkan puasa bagi kaum muslimin sebagai salah satu pondasi Islam. shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad yang telah menyampaikan kepada kita tentang ibadah-ibadah dibulan Ramadhan dan memberikan contoh kepada kita bagaimana sebaiknya menghidupkan bulan bulan yang penuh berkah ini.

Dari Abu Hurairah , ia berkata, 'Rasulullah memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ, شَهْرٌ مُبَارَكٌ, كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ. فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ ُحُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.

"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah I mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikannya, maka ia tidak memperoleh apa-apa." HR. Ahmad dan an-Nasa`i.

Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Ramadhan:

1. Puasa: Allah memerintahkan berpuasa di bulan Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam.

Firman Allah :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah:183)

Rasulullah bersabda:

بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةُ وَصَوْمِ رَمَضَانَ وَحَجِّ الْبَيْتِ الْحَرَامِ.

"Islam didirikan di atas lima perkara, yaitu bersaksi bahwa tidak Ilah yang berhak disembah selain Allah I dan Muhammad r adalah rasul Allah I, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan pergi ke Baitul Haram." Muttafaqun 'alaih.

Puasa di bulan merupakan penghapus dosa-dosa yang terdahulu apabila dilaksanakan dengan ikhlas berdasarkan iman dan hanya mengharapkan pahala dari Allah I, sebagaimana Rasulullah r bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah I, niscaya diampuni dosa-dosanya telah lalu." Muttafaqun 'alaih.

2. Membaca al-Qur`an: Membaca al-Qur`an sangat dianjurkan bagi setiap muslim di setiap waktu dan kesempatan. Rasulullah bersabda:

اِقْرَؤُوْا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا ِلأَصْحَابِهِ.

"Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi ahlinya (yaitu, orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya). HR. Muslim.

Dan membaca al-Qur`an lebih dianjurkan lagi pada bulan Ramadhan, karena pada bulan itulah diturunkan al-Qur`an. Firman Allah :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). (QS: al-Baqarah:185)

Rasulullah selalu memperbanyak membaca al-Qur`an di hari-hari Ramadhan, seperti diceritakan dalam hadits 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata:

وَلاَ أَعْلَمُ نَبِيَّ الله ِقَرَأَ الْقُرْآنَ كُلَّهُ فِى لَيْلَةٍ, وَلاَ قَامَ لَيْلَةً حَتَّى يُصْبِحَ وَلاَ صَامَ شَهْرًا كَامِلاً غَيْرَ رَمَضَانَ.

"Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah r membaca al-Qur`an semuanya, sembahyang sepanjang malam, dan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan." HR. Ahmad.

Dalam hadits Ibnu Abbas t yang diriwayatkan al-Bukhari, disebutkan bahwa Rasulullah melakukan tadarus al-Qur`an bersama Jibril di setiap bulan Ramadhan.

3. Menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan dengan shalat Tarawih berjamaah: Shalat Tarawih disyari'atkan berdasarkan hadits 'Aisyar radhiyallahu 'anha, ia berkata:"Sesungguhnya Rasulullah keluar pada waktu tengah malam, lalu beliau shalat di masjid, dan shalatlah beberapa orang bersama beliau. Di pagi hari, orang-orang memperbincangkannya. Ketika Nabi mengerjakan shalat (di malam kedua), banyaklah orang yang shalat di belakang beliau. Di pagi hari berikutnya, orang-orang kembali memperbincangkannya. Di malam yang ketiga, jumlah jamaah yang di dalam masjid bertambah banyak, lalu Rasulullah keluar dan melaksanakan shalatnya. Pada malam keempat, masjid tidak mampu lagi menampung jamaah, sehingga Rasulullah hanya keluar untuk melaksanakan shalat Subuh. Tatkala selesai shalat Subuh, beliau menghadap kepada jamaah kaum muslimin, kemudian membaca syahadat dan bersabda, 'Sesungguhnya kedudukan kalian tidaklah samar bagiku, aku merasa khawatir ibadah ini diwajibkan kepada kalian, lalu kalian tidak sanggup melaksanakannya." Rasulullah wafat dan kondisinya tetap seperti ini. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Setelah Rasulullah wafat, syariat telah mantap, hilanglah segala kekhawatiran. Disyari'atkan shalat Tarawih berjamaah tetap ada karena telah hilang 'illat (sebabnya), kerena 'illat itu berputar bersama ma'lul, ada dan tiadanya. Di samping itu, Khalifah Umar telah menghidupkan kembali syari'at shalat Tarawih secara berjamaah dan hal itu disepakati oleh semua sahabat Rasulullah pada masa itu. Wallahu A'lam.

4. Menghidupkan malam-malam Lailatul Qadar: lailatul qadar adalah malam yang lebih baik dari pada seribu bulan yang tidak ada lailatul qadar dan pendapat paling kuat bahwa ia terjadi di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, terlebih lagi pada malam-malam ganjil, yaitu malam 21, 23,25,27, dan 29. Firman Allah :

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌمِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (QS.al-Qadar :3)

Malam itu adalah pelebur dosa-dosa di masa lalu, Rasulullah bersabda:

وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدَرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

"Dan barangsiapa yang beribadah pada malam 'Lailatul qadar' semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah I, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu." HR. al-Bukhari.

Menghidupkan Lailatul qadar adalah dengan memperbanyak shalat malam, membaca al-Qur`an, zikir, berdo'a, membaca shalawat. Aisyah radhiyallahu 'anha pernah berkata, 'Aku bertanya, 'Wahai Rasulullah, jika aku mendapatkan lailatul qadar, maka apa yang aku ucapkan? Beliau menjawab, 'Bacalah:

اَللّهُمًَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَفاَعْفُ عَنِّي

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Yang suka mengampuni, ampunilah aku."

5. I'tikaf di malam-malam Lailatul Qadar: I'tikaf dalam bahasa adalah berdiam diri atau menahan diri pada suatu tempat, tanpa memisahkan diri. Sedang dalam istilah syar'i, i'tikaf berarti berdiam di masjid untuk beribadah kepada Allah dengan cara tertentu sebagaimana telah diatur oleh syari'at.

I'tikaf merupakan salah satu sunnah yang tidak pernah ditinggal oleh Rasulullah , seperti yang diceritakan oleh Aisyah radhiyallahu 'anha:

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتىَّ تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ.

"Sesungguhnya Nabi r selalu i'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan sampai meninggal dunia, kemudian istri-istri beliau beri'tikaf sesudah beliau." Muttafaqun 'alaih.

6. Memperbanyak sedekah: Rasulullah adalah orang yang paling pemurah, dan beliau lebih pemurah lagi di bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan riwayat Ibnu Abbas , ia berkata:

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَجْوَدَ النَّاسِ, وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُوْنُ فِى رَمَضَانَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ ...

"Rasulullah adalah manusia yang paling pemurah, dan beliau lebih pemurah lagi di bulan saat Jibril menemui beliau, …HR. al-Bukhari.

7. Melaksanakan ibadah umrah: salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah melaksanakan ibadah umrah dan Rasulullah menjelaskan bahwa nilai pahalanya sama dengan melaksanakan ibadah haji, seperti dalam hadits yang berbunyi:

عُمْرَةٌ فِى رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً

"Umrah di bulan Ramadhan sama dengan ibadah haji."

Demikianlah beberapa ibadah penting yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan dan telah dicontohkan oleh Rasulullah . Semoga kita termasuk di antara orang-orang yang mendapat taufik dari Allah untuk mengamalkannya agar kita mendapatkan kebaikan dan keberkahan bulan Ramadhan. Wallahu A'lam.


Dipetik dari: http://www.islamhouse.com/p/53825



Mulianya seorang isteri disisi Allah…

Dan betapa berharganya wanita yang bergelar isteri

ini pada keluarga, suami dan anak-anak

Rugi dan binasalah suami-suami yang tidak menghargai isteri

mereka kerana isteri inilah yang akan membantu mereka di akhirat

kelak.

Biarlah buruk mana isteri anda,

sayangilah mereka…..

Beruntungnya seorang wanita yg ada rahim ini ialah dia bekerja

dengan Tuhan… jadi ‘kilang ‘ manusia.

Satu lagi berita gembira untuk wanita,

Sepanjang dia mengandung

Allah sentiasa mengampunkan dosanya,

Lahir saja bayi seluruh dosanya habis.

Inilah nikmat Tuhan beri kepada wanita,

jadi kenapa perlu takut nak beranak?

Marilah kita pegang kepada tali Allah.

Seandainya wanita itu mati sewaktu bersalin, itu dianggap

mati syahid, Allah izinkan terus masuk Syurga.

Untuk orang kafir dia tak dapat masuk Syurga tapi

Allah beri kelonggaran siksa kubur.

Untuk peringatan semua wanita yang bersuami

seluruh kebaikan suaminya, semuanya isteri dapat pahala

tetapi dosa-dosa suami dia tak tanggung.

Diakhirat nanti seorang wanita solehah akan

terperanjat dengan pahala yang banyak dia

terima diatas segala kebaikan suaminya yang tak disedari.

Contohnya bila dia redho suaminya pergi berjemaah di masjid

atau ke majlis ilmu, bersedekah.. ganjaran Alah keatasnya jua..

Bila dia lihat suaminya tengah terhegeh-hegeh di titian

Sirat dia tak nak masuk syuga tanpa suaminya,

jadi dia pun memberi pahalanya kepada

suami untuk lepas masuk syurga.

Didunia lagi, kalau suami dalam kesusahan

isteri boleh bantu tambah lagi di akhirat.

Kalau seorang isteri asyik merungut,mulut selalu muncung

terhadap suami dia tak akan dapat pahala ini.

Manakala suami pula mempunyai tugas-tugas berat didalam dan

diluar rumah, segala dosa-dosa anak isteri yang tak dididik

dia akan tanggung ditambah lagi dengan dosa-dosa yang lain..

Dinasihatkan kepada semua wanita supaya faham akan syariat

Allah agar tidak derhaka denganNya.

Sesungguhnya wanita dijadikan daripada rusuk kiri lelaki.

Dia bukan dicipta dari kepala ke kaki,juga bukan dari tapak

kaki. Dia dicipta dari sebelah rusuk kiri lelaki supaya dia hampir

kepada kamu(lelaki) ,lengan lelaki dicipta untuk mempertahankan

wanita,dekat dengan hati lelaki untuk disayangi.


src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/273/2DF9A893C289C3582B001076E14F1A94.png" style="border: 0 !important; background: transparent;" />


Catatan di bawah adalah sebagai renungan kita bersama kerana kesibukan harian kita kadang2 kita terlupa @ alpa akan keterlanjuran diri kita sendiri....

9 SEBAB-SEBAB HATI TIDAK BAHAGIA

Antara mazmummah utama yang menghilangkan bahagia di hati ialah :

1.
Pemarah paling mudah dikesan atau dilihat dan paling banyak di dalam diri manusia. Orang seperti ini jarang mendapat kawan dan hati tentunya tidak tenang.

2.
Pendendam tersembunyi iaitu ibarat mengumpul lahar di dalam dada. Orang seperti ini sentiasa mencari-cari peluang untuk membalas dendam hatta secara yang kecil-kecil sekalipun seperti sakitkan hati atau tempelak orang yang didendami itu.

3.
Hasad dengki - amalanya hangus akibat hasad dengkinya

4.
Bakhil - sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dll. dari dirinya. Contohnya sentiasa berdalih mengatakan ia tiada duit. (rezeki yang diberi oleh Allah elok dikongsi bersama..-derma) Allah lebih sayang orang yang fasiq tetapi pemurah tetapi benci orang yang abid tetapi bakhil. Kerana walaupun fasiq, pemurahnya itu tetap memberi manfaat pada orang lain kerana kadangkala rezeki itu Allah beri melalui manusia

5.
Tamak orang yang tidak puas dengan yang sedikit nescaya tidak akan puas dengan yang banyak kerana dunia ini ibarat meminum air laut...walau berapa banyak yg diminum tetap tak habis juga. Yang dikatakan harta atau rezeki kita bila ia dipakai atau digunakan oleh kita. Selagi tidak diguna iaitu disimpan, itu belum boleh dikatakan rezeki kita. (mungkin ada hak orang lain di situ) Biarlah rezeki itu sedikit tetapi mendapat keberkatan iaitu dapat dimanfaatkan.

6.
Tidak sabar andainya perkara yang kecil pun tidak boleh bersabar apatah lagi hal-hal yang lebih besar. (oleh itu banyak2kanlah bersabar bila hadapi dugaan..

7.
Ego - ibu segala mazmummah jadi ia membuatkan seseorang paling tidak tenang. Orang yang memiliki sifat ini pantang tercabar dari sudut zahir mahupun batin.

8.
Riak terseksa sendiri kerana sentiasa tercari-cari peluang untuk dipuji. Sentiasa berlakun-lakun di depan orang. Jika ia dipuji, ia akan menambah amalnya tetapi jika dikeji, ia akan mengurangkan amalnya. -Allah marah kalau kita riak..takabbur dgn aper yg kita ada..

9.
Cinta dunia - tidak dapat menderita, ...dapat pun menderita kerana bila sudah dapat susah pula menjaganya. Berhartalah tidak mengapa tetapi kawal hati jangan diletakkan pada harta itu. biler mati cuma bawa amalan dan doa anak yg soleh/solehah... Cinta dunia merupakan "neraka dunia" kerana dunia itu "panas" akibat ia merupakan barang buruan dan rebutan. Jadi letakkanlah akhirat itu di hati dan dunia itu di tangan supaya dunia itu senang dibahagi-bahagi dan akhirat dibawa mati.

Oleh itu, perkara yang meragut kebahagiaan sebenarnya bukanlah disebabkan kemiskinan, musibah, kesibukan dllnya. tetapi ialah sifat2
MAZMUMMAH. Maka hindarkanlah sifat mazmumah ini dan amalkan sifat mahmudah yang boleh memberikan kita kemudahan, ketenangan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat....
Wassalam.....




src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/273/2DF9A893C289C3582B001076E14F1A94.png" style="border: 0 !important; background: transparent;" />


Betullah seperti kata orang tua2, "kerana pulut santan binasa, kerana mulut badan binasa". Apa yang ingin mama paparkan di sini adalah kisah benar seperti yang dipetik dari sebuah halaman forum ( Halaqah.net). Melalui cerita dan video yang di paparkan di sini, dapatlah kiranya menimbulkan keinsafasan di hati kita sebagai seorang hamba Allah di muka bumi ini...

Kejadian ini benar2 berlaku di Makkah...Ceritanya berlaku di hospital Makkah.Ibu malang ini telah mempunyai 2 orang anak perempuan dan mengandungkan anak ketiganya yang menurut kata doktor anak itu juga seorang perempuan. Memandangkan ibu itu sudah mempunyai 2 anak perempuan jadi dia teringin pula anak lelaki. Oleh kerana doktor mengatakan anak yang dikandungnya adalah perempuan, dia merasa sedih dan setiap kali orang tanyakan kandungannya lelaki ke perempuan (semasa dia mengandung) dengan berseloroh dia menjawab dia mengandungkan anak ular. Tiba hari yang ditentukan Allah untuk dia melahirkan bayi di dalam kandungannya itu, maka dia telah melahirkan anak yang menyerupai wajah ular. Subhanallah. Nauzubillah....







Itu kisah di Mekah, sebenarnya banyak kisah2 begini yang berlaku di sekeliling kita sama ada kita sedar atau tidak. Seperti mama sendiri contohnya, bekerja di hospital banyak menginsafkan kerana apabila kita menerima kes2 yang agak pelik dan bila diselidik2 dapatlah disimpulkan kenapa benda2 ini berlaku kepada mereka2 ini. Janganlah kita hanya menyalahkan takdir tetapi selidiklah diri kita dulu sama ada, pernahkan kita tanpa sengaja atau tidak melalui perbuatan atau bicara kita yang menyebabkan terjadinya perkara ini.
Kepada semua umat manusia, jadikan cerita ini sebagai satu contoh. Jagalah setiap butir bicara kita. Terutama sekali bagi ibu2 yang mengandung kerana setiap ucapan yang dikeluarkan oleh mulut kita merupakan suatu doa. Oleh itu, kita sebagai hamba Allah seharusnya sedar, bersyukur dan menerima rezeki yang telah Allah berikan kepada kita. Kerana setiap yang yang baik itu datangnya dari Allah dan setiap yang buruk pula datangnya dari kita.....


src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/273/2DF9A893C289C3582B001076E14F1A94.png" style="border: 0 !important; background: transparent;" />


Create Fake Magazine Covers with your own picture at MagMyPic.com